7 Kegiatan Seru Untuk Anak Di Kapal Laut

Kegiatan anak di kapal laut

Kegiatan anak di kapal – Haii..akhirnya nulis lagi setelah beberapa minggu tidak menulis karena saya lagi asyik mencoba kegiatan baru. Hari ini Saya mau cerita tentang kegiatan anak saya, Emil  ketika naik kapal pesiar ehhh..eh kapal laut. Mimpi kali ya naik kapal pesiar.

Jadi jauh hari sebelum keberangkatan naik kapal laut. Saya coba search tentang kegiatan di atas kapal yang cocok untuk anak PAUD seumuran Emil. Karena 30 jam lebih kami akan jauh dari peradaban HAHA. Kita yang dewasa aja juga bisa bosan kan? Apalagi bocah.

Tiap kali searching tentang ‘kegiatan anak di kapal’ yang muncul di page pertama adalah ‘artikel tentang kapal pesiar’. Kapal pesiar yang full fasilitas waow.

Lalu, gimana kalau kapal laut dengan fasilitas biasa aja ?

Kapal penumpang kelas menengah. Gak ada game ding dong, lapangan golf, arena membaca dan bermain anak apalagi kolam renang eh ada kolam renang tuh lautan lepas Haha. Ada ruangan hiburan tapi isinya orkes dangdut.

Baca juga : Review Kapal DLU

Lalu aktivitas seeperti apa biar anak gak bosan di kapal laut?. Main game di gadget?  udah lama setiap bepergian jauh Emil selalu puasa gadget. lagipula di kapal gak bisa nonton youtube. Ga ada sinyal.

Kegiatan anak di kapal
Menggunting dan menempel

Kegiatan Anak Usia Paud di Atas kapal

Berikut 5 kegiatan atau aktivitas mengusir kebosanan. Untuk anak usia PAUD ketika berlayar 30 jam lebih di atas kapal laut.

Baca juga : Review buku anak aku tidak memukul

  1. Bawa buku kegiatan anak . Kebetulan saat ini Emil sedang belajar menulis, menggunting ,menempel dan melancarkan membacanya. Akhirnya saya belikan buku kegiatan anak PAUD yang murah meriah. Ga usah mahal-mahal kantong mamak jebol ntar. Haha. Gak lupa dengan gunting, pensil dan lem stik.
  • Bercerita melalui buku dan mainan. Selain buku yang berisi kegiatan. Buku cerita anak juga wajib di sertakan. Ajak anak untuk mendengarkan cerita dan menceritakan kembali isi buku bacaan. Kalau Emil yang ceriwis dia lebih banyak spoiler karena buku cerita yang kami bawa adalah buku cerita yang sudah pernah dia baca. Hahaha. Penting bawa buku cerita yang baru ya.
  • Melihat keluar jendela kapal. Serunya naik kapal adalah banyak hal dan pengetahuan baru yang kami jumpai. Khususnya untuk Emil yang suka heranan. Misal ketika di dalam kamar kami melihat keluar jendela. Terlihat ada ombak, kapal besar dan Rig ( tambang minyak lepas pantai ).
  • Berkeliling kapal. Keluar kamar kapal, kami berjalan ke atas dek terlihat sekoci dan cerobong kapal. Jelaskan saja ceritakan saja. Termasuk berbagai profesi di kapal. Degan berkeliling kapal anak juga bisa melihat suasana lingkungan yang berbeda. Seperti belajar untuk mengerti posisi berbahaya, tertib, bersih dan bersyukur. Kebetulan kapal yang kami naiki jenis kapal penumpang jenis ferry besar. Walau tersedia kamar, banyak juga para penumpang yang memilih mengemper / tidur beralaskan kardus dan Koran. termasuk anak-anak kecil dan lansia
  • Menebak benda. Anak bisa diajak untuk menebak benda –benda yang ada di sekitarnya. Bisa melalui gambar atau penunjuk / ciri benda. Kalau Emil suka dengan permainan seperti ini, kami bermain secara bergantian. Seru juga lho dan bisa melatih imajinasi anak. terkadang kami tertawa karena petunjuk yang di berikan Emil out of the box :))
  • Berbelanja. Di kapal yang kami tumpangi terdapat minimarket kecil dan coffe shop. Berisi kebutuhan harian dan cemilan. Hiburan receh sih ngajak anak berbelanja makanan kesukaannya di sini.
  • Menikmati matahari terbenam di atas kapal. Ini kegiatan paling seru sih walau hanya beberapa menit saja. Tapi kami senang. Dan ketagihan ingin naik kapal lagi.
Dek kapal

Beraktivitas seperti Biasa

Dari 7 kegiatan diatas ada juga sela waktu kami kami isi dengan aktivitas biasa. Seperti makan, tidur, ngobrol dengan penumpang lain ataupun hunting photo di atas kapal.

Kegiatan di kapal
Aktivitas di kapal laut

Sungguh banyak sekali pengalaman yang di dapat Emil. Banyak kosa kata dan pengetahuan baru yang dia dapat. Seperti ragam profesi dan benda-benda di atas kapal yang tidak pernah ia jumpai sebelumnya.

Naik kapal juga meninggalkan kesan  baik di memorinya, dia ingin naik kapal DLU lagi kalau mengunjungi kakung dan utinya di Balikpapan.

Baca juga : Naik kapal laut Surabaya-Balikpapan

Sampai jumpa di posting selanjutnya ya..semoga bermanfaat.

“Tante..tadi di kapal ada sekocinya, ada Rig juga di laut ” celoteh Emil ketika sampai di darat.

“Memang apa itu?”

“Sekoci buat penyelamatan kalo kapal tenggelam. Kalo Rig itu buat ambil minyak lho”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares