Buku Kesukaan Emil

 

Sejak Emil mulai bisa bicara dan meniru suara, ada beberapa buku kesukaan Emil yang hampir tiap saat dia buka untuk dibaca abjad demi abjadnya, buku-buku ini adalah pemberian seorang ibu muda kreatif dari Mojokerto, kebetulan kami berada di satu komunitas yang sama yaitu IBJ ( Insta Baby Jatim).

Hadiah ini surprise sekali buat saya, lho kok ibunya yang surprise?

Surprise, karena ini adalah pertama kalinya kado berbentuk fisik , tepat di usia Emil yang menginjak 2 tahun, apalagi saya baru kenal dan belum pernah bersua langsung.

Kami memang tidak merayakan ulang tahun dengan limpahan kado yang menggunung, cukup hanya dengan ucapan doa dan potongan kecil kue yang kami rayakan bersama kakung dan uti nya Emil di Balikpapan, melalui whatsapp atau video call.

Walaupun begitu Emil tetap senang.

Teddy Bear ABC, Ini adalah salah satu buku kesukaan Emil, Sebetulnya buku tersebut cocok untuk anak usia 3-4 tahun karena berisi stiker tempel dan area untuk mewarnai, jadi tak heran jika isi halamannya lebih banyak tidak berwarna, sampul dan halaman buku nya juga jenis soft cover.

Namun bagi saya itu tidak masalah karena di dalamnya terdapat gambar beserta abjad yang berukuran besar.

 

Dan sampai sekarang pun buku tersebut masih menjadi buku kesukaan Emil, semua abjad sudah dihapalnya dari A sampai Z,  bentuk hingga huruf di dalam buku tersebut selalu dilafalkan berulang ulang.

Baca : Apakah Anakku Speech Delay

Agar aman dari tangan Emil yang suka utak utik maka saya lepas stiker tempelnya dan saya awasi atau dampingi setiap dia membuka halaman demi halaman, agar tidak menyobek kertasnya.

Rabbit Hole , Buku Rabbit Hole yang saya punya ini adalah seri mengenai pengenalan suara, walaupun produksi dalam negeri, buku ini menyajikan  ilustrasi yang apik dengan cerita singkat pengenalan suara yang dihasilkan oleh kendaraan , Emil senang sekali meniru suara suara yang terdapat dalam buku ini.

Yah begitulah Emil selalu terlihat bahagia dan bersemangat ketika membuka buku-buku pemberian tersebut, apalagi kalau saya atau pak suami juga ikutan membacakan cerita atau bertanya tentang isi di dalam buku tersebut.

“Kemampuan membaca itu sebuah rahmat, Kegemaran membaca , sebuah kebahagian”
– Goenawan Muhammad

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *